-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelantikan PAW DPRD Banyuasin, Askolani Titip Amanah Rakyat hingga Singgung Progres Tol Banyuasin

Minggu, 02 Agustus 2026 | 10.09 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-02T03:09:32Z

Pelantikan PAW DPRD Banyuasin, Askolani Titip Amanah Rakyat hingga Singgung Progres Tol Banyuasin


Banyuasin Pos – Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Jumat (31/7), tidak hanya diwarnai prosesi pelantikan anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW). Di balik agenda resmi tersebut, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH, MH menyampaikan pesan penting mengenai amanah rakyat, tantangan pembangunan, hingga perkembangan proyek jalan tol yang dinantikan masyarakat.


Dalam rapat paripurna itu, Akino, SH resmi mengucapkan sumpah dan janji sebagai Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin melalui mekanisme PAW, menggantikan almarhumah Sri Yatun, S.Pd.. Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 450/KPTS/I/2026 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Pengganti Antar Waktu.


Bupati Askolani mengingatkan bahwa pergantian anggota legislatif bukan hanya pergantian kursi semata, tetapi merupakan kelanjutan dari amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


"Perbedaan latar belakang, pandangan maupun pilihan politik tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun Banyuasin. Kita memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik, adil, aman, dan sejahtera," tegas Askolani di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal. Ia berharap anggota DPRD yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri serta memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Askolani juga memaparkan sejumlah pekerjaan rumah yang masih dihadapi Kabupaten Banyuasin. Mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi daerah, hingga upaya menjaga kelestarian lingkungan.


Sorotan khusus diberikan pada persoalan kemacetan yang semakin sering terjadi di jalur utama Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, kondisi itu tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi daerah.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mempercepat berbagai solusi infrastruktur, termasuk perkembangan proyek jalan tol Banyuasin yang diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.


Rapat paripurna tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong percepatan pembangunan Banyuasin. Dengan bergabungnya anggota DPRD yang baru, diharapkan roda pemerintahan dan fungsi pengawasan dapat berjalan semakin efektif demi mewujudkan Banyuasin yang lebih maju dan sejahtera (***) 

×
Berita Terbaru Update