-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Banyuasin Turun Tangan Cari Jalan Tengah Pembebasan Lahan Tol Palembang–Betung

Jumat, 05 Juni 2026 | 13.22 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-05T06:22:17Z
Infografis Banyuasin Pos 

BANYUASIN POS  – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menunjukkan dukungannya terhadap pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang–Betung. Di tengah masih adanya sejumlah kendala pembebasan lahan, Bupati Banyuasin Askolani memilih membuka ruang dialog agar persoalan yang muncul di lapangan dapat diselesaikan secara musyawarah.


Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Askolani memfasilitasi pertemuan mediasi bersama pihak PT Hutama Karya di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Kamis (4/6/2026). Pertemuan itu membahas berbagai persoalan yang masih menghambat proses pengadaan lahan pada Seksi 1 Keramasan–Musi Landas dan Seksi 2 Musi Landas–Pangkalan Balai.


Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Staf Ahli Bupati Bidang Infrastruktur, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Salni Fajar, Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo-SP Banyuasin Ida Bahagia, serta jajaran perwakilan PT Hutama Karya.


Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pembebasan lahan di kawasan Exit Tol Pangkalan Balai yang berada di Kelurahan Seterio dan Lubuk Lancang. Berdasarkan hasil musyawarah sebelumnya, masih terdapat sejumlah pemilik lahan yang belum menyetujui proses pengadaan tanah sehingga tahapan pembangunan belum dapat berjalan sepenuhnya sesuai rencana.


Data yang dipaparkan menunjukkan dari total 37 bidang tanah yang terdampak, baru sebagian kecil yang telah menyatakan persetujuan. Sementara itu, sebagian lainnya masih mengajukan keberatan maupun belum memberikan keputusan.


Selain persoalan tersebut, pembangunan pada beberapa titik oprit jembatan overpass juga belum bisa dilaksanakan karena proses administrasi pengadaan lahan masih berlangsung. Salah satunya berada di kawasan STA 90+877 yang hingga kini masih memasuki masa sanggah.


Menghadapi situasi itu, Bupati Askolani menegaskan pemerintah daerah tidak ingin persoalan berlarut-larut. Menurutnya, pendekatan dialog tetap menjadi pilihan utama agar seluruh pihak dapat memperoleh pemahaman yang sama terkait manfaat pembangunan jalan tol bagi masyarakat luas.


"Pemerintah daerah akan mengundang pihak-pihak yang belum menyetujui pembebasan lahan untuk dimediasi lebih lanjut," ujar Askolani.


Menurutnya, pembangunan Tol Palembang–Betung merupakan bagian penting dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kehadiran tol tersebut juga diharapkan mampu mempercepat distribusi barang, memangkas waktu perjalanan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Banyuasin.


Bagi Kabupaten Banyuasin, proyek ini bukan hanya soal pembangunan jalan. Lebih dari itu, infrastruktur tersebut dipandang sebagai salah satu penggerak investasi dan aktivitas ekonomi yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat di wilayah setempat maupun daerah sekitarnya (***) 

×
Berita Terbaru Update