-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Emas Turun Lagi! Harga Antam Hari Ini Nyaris Sentuh Rp2,9 Juta per Gram, Saatnya Beli atau Tunggu?

Kamis, 18 Juni 2026 | 09.02 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-18T02:02:53Z
Infografis Banyuasin Pos 

BANYUASIN POS – Harga emas kembali bergerak melemah pada perdagangan Kamis pagi, 18 Juni 2026. Meski penurunannya tidak terlalu besar, pergerakan ini menjadi perhatian para investor dan masyarakat yang berencana membeli logam mulia sebagai instrumen investasi maupun tabungan jangka panjang.


Berdasarkan data yang dirilis Harga-Emas.org pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 08.50 WIB, harga emas dunia (spot) berada di level US$138,94 per gram atau setara US$4.321,41 per troy ounce. Angka tersebut turun sekitar US$0,59 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.


Dalam mata uang rupiah, harga emas spot tercatat sebesar Rp2.465.970 per gram atau turun sekitar Rp8.150 per gram. Sementara harga per troy ounce berada di kisaran Rp76,7 juta. Penurunan ini terjadi di tengah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang masih cukup fluktuatif.


Untuk emas batangan produksi Antam, harga 1 gram pada hari ini berada di angka Rp2.883.000. Harga 0,5 gram dipatok Rp1.486.500, sedangkan ukuran 2 gram dijual Rp5.406.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 5 gram dibanderol Rp14.413.000, ukuran 10 gram Rp27.830.000, ukuran 25 gram Rp66.937.000, ukuran 50 gram Rp133.795.000, dan ukuran 100 gram mencapai Rp267.512.000.


Sementara itu, harga emas Antam ukuran 250 gram tercatat Rp668.515.000, ukuran 500 gram Rp1.336.820.000, dan ukuran 1 kilogram mencapai Rp2.673.600.000. Adapun harga pembelian kembali atau buyback berada di level Rp2.594.700 per gram.


Walaupun mengalami koreksi tipis pada perdagangan hari ini, tren emas dalam jangka panjang masih menunjukkan kinerja yang sangat positif. Data yang sama mencatat harga emas telah melonjak sekitar 191,84 persen dalam lima tahun terakhir. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan nilai lebih dari Rp1,64 juta per gram dibandingkan lima tahun lalu.


Kondisi tersebut membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat. Selain dianggap relatif aman saat kondisi ekonomi global tidak menentu, emas juga kerap dipilih sebagai aset lindung nilai untuk menjaga daya beli dalam jangka panjang.


Bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan untuk membeli emas, penurunan harga hari ini bisa menjadi momentum menarik untuk mulai mengoleksi logam mulia. Namun, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan keuangan, dan tujuan investasi masing-masing (***) 

×
Berita Terbaru Update