![]() |
| Infografis Banyuasin Pos |
BANYUASIN POS – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin (8/6/2026). Berdasarkan data yang ditampilkan platform TradingView, kurs USD/IDR mencapai level Rp18.155 per dolar AS pada pukul 11.03 WIB.
Posisi tersebut naik sekitar 120 poin atau 0,67 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.035 per dolar AS. Pergerakan dolar sepanjang hari tercatat berada dalam rentang Rp18.035 hingga Rp18.155 per dolar AS.
Kenaikan kurs dolar ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi berbagai sektor ekonomi. Melemahnya rupiah biasanya berdampak pada meningkatnya biaya impor barang, bahan baku industri, hingga biaya perjalanan dan pendidikan di luar negeri yang menggunakan mata uang dolar.
Data perdagangan juga menunjukkan tren penguatan dolar dalam beberapa periode terakhir. Dalam lima hari terakhir, USD/IDR tercatat menguat sekitar 1,66 persen. Sementara dalam satu bulan terakhir kenaikannya mencapai 4,60 persen, dan dalam enam bulan terakhir mendekati 9 persen.
Bagi masyarakat, terutama pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor, kondisi ini tentu perlu dicermati. Fluktuasi nilai tukar yang cukup tajam dapat memengaruhi harga barang dan biaya operasional dalam waktu singkat.
Hingga siang hari, pelaku pasar masih memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter yang berpotensi memengaruhi pergerakan mata uang, termasuk rupiah terhadap dolar AS (***)
