![]() |
| Foto: banyuasinkab.go.id |
Banyuasin Pos — Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali melakukan penguatan roda pemerintahan desa dengan melantik empat Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dari empat kecamatan berbeda. Pelantikan berlangsung di SD Negeri 21 Desa Sri Mulyo, Kecamatan Air Salek, Senin (25/5/2026).
Empat kepala desa yang dilantik masing-masing berasal dari Desa Sri Mulyo Kecamatan Air Salek, Desa Bumi Rejo Kecamatan Selat Penugukan, Desa Semuntul Kecamatan Rantau Bayur, serta Desa Senda Mukti Kecamatan Pulau Rimau. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin Askolani.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kepala desa memiliki posisi penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Ia meminta para kepala desa yang baru dilantik agar mampu menjaga amanah warga sekaligus mempercepat pembangunan di desa masing-masing.
Menurutnya, jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, tetapi juga tanggung jawab moral untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan. Ia mengingatkan agar aparatur desa tidak mempersulit urusan warga dalam pelayanan sehari-hari.
“Layani masyarakat dengan baik. Jangan sampai ada warga yang merasa dipersulit ketika mengurus kebutuhan di desa,” tegasnya di hadapan tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Selain pelayanan publik, Bupati juga menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan anggaran desa. Para kepala desa diminta bekerja sesuai aturan perundang-undangan dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar program pembangunan berjalan searah.
Adapun kepala desa PAW yang dilantik yakni Made Mawan sebagai Kepala Desa Sri Mulyo Kecamatan Air Salek, Danang sebagai Kepala Desa Bumi Rejo Kecamatan Selat Penugukan, Saipul untuk Desa Semuntul Kecamatan Rantau Bayur dengan masa bakti 2022–2030, serta Agus Wiyono sebagai Kepala Desa Senda Mukti Kecamatan Pulau Rimau dengan masa jabatan 2023–2031.
Anggota DPRD Banyuasin Arisa Lahari yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap para kepala desa mampu menghadirkan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang terbuka. Ia juga menegaskan pihak legislatif siap mendukung program-program desa yang berpihak kepada masyarakat.
Pelantikan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Banyuasin, sejumlah kepala OPD, camat dari empat kecamatan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuasin (***)
