![]() |
| Logo HUT Ke-24 Kabupaten Banyuasin |
Banyuasin Pos – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Banyuasin ke-24. Hal ini terungkap dalam rapat lanjutan yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari konsep logo hingga rangkaian kegiatan yang akan memeriahkan perayaan tersebut.
Dalam rapat tersebut, desain logo HUT menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Logo yang diusung mengangkat unsur padi dan kelapa sebagai representasi identitas daerah. Padi melambangkan Banyuasin sebagai salah satu lumbung beras unggulan nasional yang berkontribusi besar terhadap produksi pangan di Indonesia. Sementara itu, kelapa mencerminkan potensi besar daerah dalam pengembangan sektor energi terbarukan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah strategis dalam pengolahan komoditas kelapa. Ke depan, Banyuasin direncanakan akan membangun pabrik pengolahan kelapa yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku bioavtur, yakni bahan bakar alternatif berbasis sumber daya alam. Inisiatif ini diharapkan mampu mendukung pengembangan energi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi komoditas lokal.
Selain pembahasan logo, rapat turut mengulas berbagai rangkaian kegiatan HUT. Di antaranya penayangan video sejarah Banyuasin, pengayaan agenda acara, hingga pelaksanaan pesta rakyat yang direncanakan digelar di kawasan Taman Kota Pangkalan Balai.
Persiapan teknis lainnya juga menjadi perhatian serius, seperti desain undangan resmi serta penyediaan goodie bag bagi tamu undangan. Upacara peringatan HUT tetap menjadi agenda utama yang akan dilaksanakan secara khidmat.
Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten I Banyuasin Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., Asisten II Ir. Alfian, M.M., Asisten III Ir. Zakirin, S.P., M.M., CGCAE, perwakilan Polres Banyuasin, perwakilan Dandim 0430, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Banyuasin optimistis peringatan HUT ke-24 tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memperkuat identitas daerah serta mendorong semangat pembangunan berkelanjutan di Bumi Sedulang Setudung (***)
