![]() |
| Infografis Banyuasin Pos |
BANYUASIN POS – Harga emas pada Sabtu (6/6/2026) terpantau mengalami penurunan di pasar global. Berdasarkan data yang diperbarui pukul 11.04 WIB, harga emas spot dunia berada di level US$139,17 per gram atau setara US$4.328,61 per troy ounce.
Angka tersebut turun sebesar US$3,67 per gram dan US$114,3 per ounce dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini juga tercermin dalam nilai emas spot dunia yang dikonversi ke rupiah.
Pada saat yang sama, harga emas spot dunia tercatat sekitar Rp2.518.338 per gram atau Rp78,29 juta per troy ounce. Dibandingkan hari sebelumnya, harga per gram turun sekitar Rp58.351, sedangkan per ounce turun lebih dari Rp1,8 juta.
Meski pasar global sedang bergerak turun, harga emas batangan di dalam negeri masih bertahan pada level tinggi. Emas Antam ukuran 1 gram tercatat dijual Rp2.888.000 per gram.
Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 5 gram dipasarkan Rp14.438.000, ukuran 10 gram Rp27.880.000, ukuran 25 gram Rp67.062.000, dan ukuran 50 gram Rp134.045.000.
Sementara itu, emas Antam ukuran 100 gram dibanderol Rp268.012.000. Untuk ukuran investasi besar, emas 250 gram mencapai Rp669.765.000, ukuran 500 gram Rp1.339.320.000, dan ukuran 1 kilogram menembus Rp2.678.600.000.
Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga masih berada pada level yang tinggi, yakni Rp2.599.200 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat yang berinvestasi pada logam mulia.
Meskipun dalam beberapa hari terakhir harga emas mengalami koreksi, tren jangka panjangnya masih menunjukkan penguatan yang signifikan. Dalam kurun lima tahun terakhir, harga emas tercatat meningkat sekitar 189 persen.
Kondisi ini membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati, terutama saat ketidakpastian ekonomi global masih membayangi pasar keuangan. Para pelaku investasi kini menanti arah pergerakan berikutnya untuk melihat apakah penurunan saat ini hanya bersifat sementara atau menjadi awal koreksi yang lebih dalam (***)
