-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Pilot Helikopter ke Menlu, Abdul Mateen Dapat Tugas Baru dari Sultan Brunei

Sabtu, 06 Juni 2026 | 15.29 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T08:29:36Z


BANYUASIN POS Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, melakukan perombakan besar dalam susunan kabinet pemerintahannya. Langkah ini menarik perhatian dunia karena melibatkan sejumlah anggota keluarga kerajaan, termasuk putranya yang populer di kalangan generasi muda, Pangeran Abdul Mateen.


Dalam pengumuman resmi yang disampaikan pada Kamis (5/6/2026), Abdul Mateen ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam. Penunjukan tersebut dinilai sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di negara kerajaan yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen minyak dan gas terbesar di Asia Tenggara.


Nama Abdul Mateen memang tidak asing di mata publik internasional. Selain dikenal sebagai anggota keluarga kerajaan, ia juga memiliki jutaan pengikut di media sosial dan kerap menjadi sorotan karena aktivitas militernya, kegemarannya pada olahraga polo, serta penampilannya dalam berbagai agenda diplomatik bersama sang ayah.


Meski kini mengemban jabatan strategis di pemerintahan, Abdul Mateen disebut tetap akan melanjutkan kariernya sebagai perwira militer di Angkatan Bersenjata Brunei. Pengalaman mendampingi Sultan dalam berbagai kunjungan luar negeri dan forum internasional dinilai menjadi modal penting bagi tugas barunya sebagai kepala diplomasi Brunei.


Tidak hanya Abdul Mateen, Sultan juga memberikan posisi pemerintahan kepada putranya yang lain, Pangeran Abdul Malik. Pangeran berusia 42 tahun tersebut dipercaya mengisi jabatan menteri di Kantor Perdana Menteri untuk pertama kalinya.


Dalam pidatonya, Sultan menjelaskan bahwa keputusan menunjuk kedua putranya didasarkan pada pengalaman, minat, serta keterlibatan mereka dalam memahami sistem administrasi pemerintahan sejak beberapa tahun terakhir.


Dengan masuknya Abdul Mateen dan Abdul Malik ke kabinet, jumlah anggota keluarga kerajaan yang menduduki posisi penting dalam pemerintahan Brunei kini bertambah menjadi empat orang.


Sementara itu, posisi Menteri Senior di Kantor Perdana Menteri tetap dipegang oleh Putra Mahkota Pangeran Al-Muhtadee Billah, yang selama ini dikenal sebagai calon penerus takhta Kesultanan Brunei.

Infografis Banyuasin Pos

Perombakan kabinet ini juga menjadi sorotan karena dilakukan saat perhatian publik tertuju pada kondisi kesehatan Sultan Hassanal Bolkiah yang kini berusia 79 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, Sultan sempat menjalani operasi lutut dan beberapa kali mendapat perawatan medis akibat kelelahan saat menghadiri agenda internasional.


Meski demikian, Sultan menegaskan dirinya masih akan tetap memegang sejumlah jabatan utama di pemerintahan, yakni sebagai Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan.


Pengamat menilai langkah ini menunjukkan upaya Brunei untuk mempersiapkan transisi kepemimpinan secara bertahap, sembari tetap menjaga stabilitas pemerintahan yang selama puluhan tahun berada di bawah kendali Sultan Hassanal Bolkiah, yang hingga kini tercatat sebagai salah satu monarki terlama yang masih berkuasa di dunia (***) 

×
Berita Terbaru Update