-->

Notification

×

Iklan

Iklan

IHSG Melesat 4,12 Persen, Investor Kembali Optimistis di Awal Pekan

Senin, 15 Juni 2026 | 17.42 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-15T10:42:19Z
Infografis Banyuasin Pos 

Banyuasin Pos – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan penguatan signifikan pada Senin sore. Berdasarkan data yang ditampilkan pada platform TradingView, IHSG berakhir di level 6.254,966 poin, naik 247,31 poin atau 4,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.


Kenaikan tajam ini menjadi salah satu penguatan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir dan memberi angin segar bagi pelaku pasar setelah tekanan yang masih terasa dalam beberapa bulan terakhir.


Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka pada level 6.118,725 poin dan sepanjang sesi bergerak dalam rentang 6.118,076 hingga 6.345,799 poin. Pada pertengahan perdagangan, indeks sempat menembus level di atas 6.340 poin sebelum mengalami aksi ambil untung dan akhirnya ditutup di kisaran 6.255 poin.


Meski mencatat lonjakan kuat dalam satu hari perdagangan, performa IHSG dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam satu bulan terakhir, indeks tercatat masih melemah sekitar 7,52 persen, sementara dalam enam bulan terakhir turun 28,17 persen. Secara tahunan, kinerja indeks juga masih berada di zona negatif.


Penguatan pada awal pekan ini mengindikasikan mulai tumbuhnya kembali kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik. Aktivitas beli yang meningkat terlihat sejak pembukaan perdagangan hingga menjelang penutupan pasar.


Sejumlah analis menilai pergerakan positif tersebut dapat menjadi sinyal bahwa pelaku pasar mulai melakukan akumulasi pada saham-saham yang sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam. Namun demikian, investor tetap diingatkan untuk mencermati perkembangan ekonomi global maupun domestik yang masih berpotensi memengaruhi arah pasar dalam beberapa waktu ke depan.


Dengan penutupan di atas level 6.250 poin, pasar kini menanti apakah tren penguatan ini mampu berlanjut pada perdagangan berikutnya atau hanya menjadi reli jangka pendek setelah tekanan berkepanjangan yang terjadi sebelumnya (***) 

×
Berita Terbaru Update