![]() |
| Infografis Banyuasin Pos |
BANYUASIN POS – Harga emas dunia kembali menunjukkan tren menguat pada perdagangan Jumat pagi, 12 Juni 2026. Kenaikan ini turut mendorong harga emas dalam rupiah menembus level yang cukup tinggi dan menjadi perhatian para investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen tabungan jangka panjang.
Berdasarkan data yang ditampilkan situs Harga-Emas.org pada 12 Juni 2026 pukul 09.19 WIB, harga emas spot dunia berada di level US$4.193,12 per troy ounce, naik US$103,14 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, harga emas per gram tercatat US$134,81, menguat US$3,32 per gram.
Penguatan harga emas dunia tersebut sejalan dengan kenaikan nilai emas dalam mata uang rupiah. Pada waktu yang sama, harga emas spot mencapai Rp75.246.558 per ounce atau sekitar Rp2.419.233 per gram, naik Rp58.448 per gram dibandingkan sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang telah lama menyimpan emas sebagai investasi. Dalam beberapa tahun terakhir, emas masih dianggap sebagai salah satu aset yang relatif aman saat terjadi ketidakpastian ekonomi global maupun gejolak nilai tukar mata uang.
Sementara itu, harga emas batangan Antam juga berada pada level yang tinggi. Data pembaruan 12 Juni 2026 pukul 02.02 WIB menunjukkan harga emas Antam ukuran 1 gram berada di angka Rp2.859.000, sedangkan ukuran 5 gram dijual sekitar Rp14.293.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 10 gram dibanderol sekitar Rp27.590.000, ukuran 25 gram mencapai Rp66.337.000, dan ukuran 100 gram menyentuh Rp265.112.000. Bahkan untuk ukuran 1 kilogram, nilainya telah mencapai sekitar Rp2,649 miliar.
Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam tercatat sebesar Rp2.573.100 per gram, memberikan gambaran selisih harga jual dan harga beli yang perlu diperhatikan investor sebelum melakukan transaksi.
Pelaku pasar menilai penguatan harga emas saat ini dipengaruhi oleh tingginya permintaan aset lindung nilai (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global. Kondisi tersebut membuat logam mulia kembali menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai asetnya dari tekanan inflasi dan fluktuasi pasar keuangan.
Bagi warga Banyuasin yang berencana membeli emas, para pengamat investasi mengingatkan agar tetap memperhatikan tujuan investasi, jangka waktu penyimpanan, serta kemampuan keuangan pribadi. Meski harga sedang tinggi, emas tetap dikenal sebagai instrumen investasi yang lebih cocok untuk jangka menengah hingga panjang dibandingkan untuk mencari keuntungan dalam waktu singkat (***)
