![]() |
| Infografis Banyuasin Pos |
BANYUASIN POS – Harga emas mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Pelemahan terjadi baik di pasar spot dunia maupun pada harga emas batangan yang diperdagangkan di Indonesia.
Berdasarkan data yang ditampilkan situs Harga-Emas.org pada 11 Juni 2026 pukul 10.20 WIB, harga emas spot dunia tercatat berada di level US$4.065,54 per troy ounce, turun US$110,84 dibandingkan posisi sebelumnya. Jika dikonversikan ke satuan gram, harga emas dunia berada di kisaran US$130,71 per gram, atau turun US$3,56 per gram.
Sementara itu, dalam rupiah, harga emas spot dunia tercatat sebesar Rp2.345.291 per gram, mengalami koreksi sekitar Rp71.912 per gram. Untuk satu troy ounce, nilainya berada di kisaran Rp72,84 juta, turun lebih dari Rp2,23 juta.
Penurunan ini cukup menyita perhatian pelaku pasar. Setelah dalam beberapa waktu terakhir emas bergerak di level tinggi, koreksi yang terjadi pada hari ini membuat sebagian investor kembali mencermati arah pergerakan logam mulia tersebut.
Di pasar domestik, harga emas batangan produksi Antam juga masih berada di level tinggi meski mengalami penyesuaian. Data pembaruan yang tercantum pada 11 Juni 2026 pukul 03.02 WIB menunjukkan harga emas Antam ukuran 1 gram berada di angka Rp2.839.000.
Untuk ukuran lainnya, emas Antam dibanderol sekitar Rp14.193.000 untuk 5 gram, Rp27.390.000 untuk 10 gram, Rp65.837.000 untuk 25 gram, dan Rp131.595.000 untuk ukuran 50 gram. Adapun emas Antam ukuran 100 gram dijual sekitar Rp263.112.000.
Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam tercatat sebesar Rp2.555.100 per gram.
Sementara itu, harga emas Pegadaian untuk ukuran 1 gram berada di level Rp2.739.000. Untuk ukuran 10 gram, harganya tercatat sekitar Rp26.792.000, sedangkan ukuran 100 gram mencapai Rp266.133.000.
Meski mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, dalam jangka panjang emas masih menunjukkan tren kenaikan yang kuat. Data yang ditampilkan menunjukkan harga emas berada di kisaran Rp2,43 juta per gram, atau telah meningkat sekitar 177,44 persen dalam lima tahun terakhir.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas untuk investasi jangka panjang, kondisi koreksi harga seperti saat ini sering kali menjadi momen yang diperhatikan. Namun, para pelaku pasar tetap diingatkan untuk mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, serta risiko fluktuasi harga sebelum mengambil keputusan (***)
